PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Kota Surabaya merupakan kota metropolitan kedua setelah ibukota Jakarta, Surabaya secara fisik dan ekonomi menengah telah berkembang secara luar biasa, tetapi dengan pertumbuhan kota yang besar-besaran itu tidak diimbangi dengan ekonomi yang memberikan kesempatan kerja bagi penduduk yang bertambah. Perluasan kesempatan kerja merupakan kebutuhan yang makin mendesak dan dalam rangka meratakan pembangunan ke seluruh tempat yang ada di Surabaya. Tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang terus meningkat baik itu di desa maupun di kota Surabaya, itu sering tidak di imbangi dengan tinggkat pertumbuhan lapangan kerja. Dari sinilah awal adanya kecendurungan bahwa, mereka yang tidak tertampung di sektor formal terpaksa berpartisipasi pada sektor informal yang biasnya bergerak dalam bidang atau sektor jasa dan perdagangan yang sering di sebut pedagang kaki lima.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
For yout correction, write your comment in here. Thank you.
(Tulislah komentar anda di sini untuk perbaikan. Terima kasih)